Benjamin Franklin - Penemu Penangkal Petir
Pindah sekolah tidak membuat Ben patah semangat. Di sekolah barunya, Ben
tetap semangat belajar. Disela-sela waktu belajarnya, ia juga membantu
bekerja di pabrik lilin milik ayahnya. Semangat belajar dan ketekunannya
itulah yang kelak membuatnya dikenal sebagai tokoh yang memiliki
serangkaian penemuan, salah satunya adalah penangkal petir.
Untuk dapat menemukannya, Ben harus melakukan eksperimen yang sangat
berbahaya. Eksperimen itu ia lakukan pada tahun 1752. Ia menerbangkan
layang-layang pada saat badai guntur. Ujung layang-layang itu diberinya
batangan logam yang ujungnya runcing menghadap keatas. Logam ini segera
saja menjadi tempat berkumpulnya muatan listrik dari awan. Muatan itu
dihantarkan melalui benang yang basah oleh hujan dan mengumpul pada
sebuah kunci logam yang diikatkan ke benang tersebut. Saat bejana Leyden
didekatkan ke kunci logam, segera saja bejana itu penuh bermuatan
listrik. Hasil dari eksperimen ini membawa Ben ke penemuan "Tongkat Franklin" atau lebih kita kenal sebagai "Penangkal Petir".
Percobaan Benjamin Franklin



